Kangen Fuzz Rock 90-an? Peni Sajikan Single “Allegori”
[MALANG] Ada masa-masa di awal 2000-an di mana musik power pop milik Weezer, The Adams, atau Sajama Cut merajai ruang dengar dengan hentakan atau ledakan melodi dan riff penuh semangat. Fast forward di tahun 2025, Malang melahirkan band sejenis bernama Peni yang debut dengan single “Allegori”. Single ini merupakan hasil musikalisasi puisi dari sajak yang ditulis oleh Randy KMPL. Band yang terdiri dari Baruna Ken (gitar,vokal), Gilang Domisilafa (gitar, vokal), Ardian Bagus (bass, vokal) dan Aldian Ibanez (drum, designer) ini tertarik untuk menggubah sajak milik Randy KMPL dan menjadikannya lagu yang utuh dalam hitungan belasan menit saja.
“Allegori” lewat interpretasi Peni merupakan ungkapan kepedihan yang tersimpan dan selalu tertutupi dengan kemasan yang berlawanan. Hal ini juga terwakilkan lewat musiknya yang dinamis dengan sentuhan fuzzy rock ala musik alternatif tahun 90-an namun dengan lirik yang penuh kepasrahan dan kesedihan. Gitar yang kasar, drum yang enerjik, tambourine yang renyah dengan bagian gitar solo yang mulai jarang ditemui di musik masa kini yang terangkum dalam “Allegori”, menjadi modal debut yang cukup bagi Peni.
Meskipun baru seumur jagung, Peni telah tampil di beberapa panggung dan kami sempat menyaksikan mereka. “Allegori” menjadi salah satu nomor yang paling asyik dibawakan karena semua personel melakukan singalong di sini. Sebagai penonton, aksi panggung ini menularkan semangat dan energi positif sehingga tidak sadar kami telah larut terbawa oleh Peni.
Ditujukan untuk para pendengar yang telah mengalami manis pahitnya kehidupan, Peni merekomendasikan agar lagu ini dinikmati sebagai pengingat bahwa semua akan baik-baik saja. “Lagu ini cocok untuk orang-orang yang selalu menyimpan sesal dalam diam. Mereka yang selalu berusaha sibuk agar tidak perlu mengingat dan yang memilih kesepian agar tidak perlu menjelaskan. “Allegori” akan membuatmu merasa (setidaknya) tidak sendiri. Karena kami pun pernah merasakannya, dan nyatanya, semuanya bisa berakhir baik-baik saja,” lanjut Peni. Lagu ini cocok dimasukkan daftar putarmu saat memulai hari atau saat butuh suntikan semangat dalam menjalani rutinitas yang menyesakkan. Ikuti terus perkembangan band pendatang baru ini di akun media sosial mereka @peni____________ .