5 Musisi Underrated yang Wajib Kamu Tonton di Java Jazz 2026!5 Musisi Underrated yang Wajib Kamu Tonton di Java Jazz 2026!

[JAKARTA/1/5/26] Sebulan menjelang gelaran Java Jazz Festival 2026 yang diprakarsai oleh Java Festival Production, line-up penuh dari para penampil telah rampung diumumkan. Ada nama-nama musisi besar seperti Jon Batiste, Ella Mai, Daniel Caesar, hingga wave to earth yang siap meramaikan gelaran ke-21 festival ini. Namun di antara jajaran nama mentereng tersebut, kami merekemondasikan 5 nama musisi yang mungkin belum familiar di telingamu untuk disimak di acara yang akan diadakan di NICE, PIK, Tangerang. Ini nama-nama 5 musisi underrrated di Java Jazz 2026 pilihan The Display!

  1. 5Petani

Bukan, band ini tidak berisikan 5 petani yang tiba-tiba jadi musisi, melainkan 4 pria asal Bandung yang membuat grup instrumental jazz. Terdiri dari Frank Pattinasarany (gitar elektrik), Fauzan Rijal (bass), Gerson Siahaan (keyboard), dan Yoga Wardana (gitar akustik), nama band mereka terinspirasi dari istilah ‘tanam nada’ yang kerap mereka lakukan saat jamming. Musik mereka terdengar seperti perpaduan jazz kontemporer yang dinamis dengan instrumen tradisional lain seperti perkusi, seruling, dan masih banyak lagi. Lagu-lagu 5Petani yang bisa kamu simak adalah “Pelangi” dan “Perjalanan” yang penuh semangat, hingga “Tarian Panen” yang entah kenapa, ketika didengarkan memberi kesan sendu dan melankolis.

2. aron!

Jazz pop mendapatkan momentum di tahun 2023 dengan meledaknya musisi Laufey. Nah menurut kami, aron! dari Amerika Serikat ini adalah musisi versi prianya yang kurang lebih sama lihainya dengan Laufey, dalam membawa dan merevitalisasi genre jazz-pop untuk bisa dinikmati gen Z. Musiknya mengingatkan kami dengan Jamie Cullum, Sondre Lerche, hingga Frank Sinatra dengan pembawaan dan melodi yang lebih easy-listening. Single barunya “Foolsong” yang baru dirilis awal April lalu, “Wonderful Thing”, dan “Table for Two” bisa menemani hari-harimu bekerja atau memulai rutinitas.

3. Billyrrom

Dari AS kita menuju Tokyo, Jepang untuk berkenalan dengan Billyrrom. Mereka adalah sebuah grup funk/soul/jazz beranggotakan 6 pria muda asal Tokyo. Mereka menamakan band mereka atas gabungan dari musisi favorit mereka Bill Evans dan orang-orang nomadik Roma yang membawa semangat mereka di berbagai tempat yang dikunjungi. Keunikan dari Billyrrom adalah adanya unsur rock lewat liukan gitar solo yang kerap mereka masukkan di kompisisi funk/neo-soul yang mereka buat. Menamakan genre mereka sendiri sebagai “Tokyo Transition Soul”, musik Billyrrom mengingatkanmu pada genre city-pop yang populer di era 80-90an dengan sentuhan modern rock. Lagu-lagu seperti “Once Upon A Night”, “Windy You”, hingga “Natural Sense” bisa kamu masukkan ke playlist sebelum menyaksikan aksi mereka di Java Jaza 2026 nanti.

4. Yufu

Ketika pertama mendengar lagu Yufu tanpa melihat wajah sang musisi, tidak terbesit bayangan di kepala kami bahwa suara ini adalah milik seorang musisi Asia berbasis di Taiwan dan Jepang. Suara ini kami kira adalah milik pria paruh baya berkulit hitam asal Amerika Serikat yang tinggal di New Orleans. Jauh dari deskripsi tersebut, musisi 31 tahun ini meleburkan genre funk, soul, disko dan soul 70-an di berbagai lagu orisinal yang ia buat. Tidak ketinggalan outfit a la musisi 70-an lengkap dengan rompi yang dipadukan dengan kemeja berwarna terang menjadi andalan Yufu di atas panggung. Style-nya mengingatkan kami dengan The Jackson Five, James Brown, hingga Marvin Gaye. Cek lagu-lagu Yufu seperti “Honey If You’re Extra”, “Heal Me Good” hingga “When”.

5. Close Counters

Menuju benua di selatan Indonesia yakni Australia, musik dari duo Close Counters patut kamu simak. Musisi asal Melbourne ini menggabungkan elemen EDM dan jazz, R&B, serta soul dengan berbagai eksperimen bunyi-bunyian tekno yang menarik perhatian. Terdiri dari Finn Rees and Allan McConnell, Close Counters merupakan musisi yang produktif merilis proyek demi proyek baik berupa track orisinal hingga remix karya-karya musisi lain. Nomor pilihan kami termasuk “Butter Bread”, “I Want You” dan “Something in My Drink”.

Daftar di atas adalah 5 nama musisi underrated yang bisa kamu nantikan di Java Jazz Festival 2026 tanggal 29 – 31 Mei nanti. Kira-kira ada yang nyantol di playlistmu? Mention dan ikuti kami di media sosial @thedisplaynet untuk rekomendasi musik, film, seni dan masih banyak lagi!