Untitled Cow Number One UCNO Bali Pertunjukan“Untitled Cow Number One” (UCNO), Pertunjukan Kolaboratif Antar Negara Digelar  di Bali Akhir Pekan Ini!

BALI – Cata Odata, sebuah rumah seni dari berbagai disiplin bekerja sama dengan WAFT-Lab (Surabaya) dan The Necessary Stage (Singapura) akan mengadakan sebuah pertunjukan monodrama bertajuk “untitled cow number one” (UCNO). Ditransalasikan sebagai ‘sapi tak berjudul nomor satu’, pertunjukan yang melibatkan talenta antar negara ini akan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 23 – 24 Maret 2018 di GEOKS ARt Space, Singapadu, Bali. Acara ini terselenggara di bawah program CO.Lab yang diinisiasi oleh Cata Odata yang bertujuan menjadi ajang kolaborasi antar berbagai pelaku seni dan kreatif dari berbagai latar belakang budaya, daerah, sosial dan lain-lain. ,”Cata Odata Laboratory atau disebut CO.Lab, terbuka bagi mereka yang memiliki semangat untuk berkolaborasi serta berbagi pengalaman dan pengetahuan. Program ini diadakan setidaknya setahun sekali diikuti dengan workshop kreatif dan sesi percakapan bersama, kali ini dengan para tim UCNO,” jelas Ratna Odata, salah satu founder dari Cata Odata.

Untitled Cow Number One UCNO Bali PertunjukanPada pementasan UCNO ini, Gloria Tan dari The Necessary Stage hadir sebagai aktor yang membawakan sebuah cerita tentang perjalanan masa 12 hari berkabung dari seekor janda sapi. Pertunjukan ini akan dibagi menjadi 12 bagian dan dilengkapi dengan teks terjemahan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang tersedia pada layar untuk hadirin. Naskah UCNO dibuat oleh Haresh Sharma dan pernah ditampilkan sebelumnya di Macau International Fringe Festival (2000), Asian Theater Festival di Busan (2002), National Theatre Festival di New Delhi (2003), dan M1 Fringe Festival di Singapore (2015). UCNO bercerita tentang kondisi manusia yang menginvestasikan semua emosi yang dimilikinya dalam satu sumber kebahagiaan, dan kehilangan identitas di saat hubungan tersebut berakhir.

Untitled Cow Number One UCNO Bali PertunjukanDiadakan selama dua kali yakni pada hari Jumat, 23 Maret dan Sabtu, 24 Maret 2018 pukul 19.00 WITA, pertunjukan akan berlangsung sekitar 30 – 40 menit. Pada akhir acara, ada sesi diskusi untuk membahas proses kreatif di baliknya. Selain acara ini, terdapat juga rangkaian acara tambahan yakni lokakarya akting oleh Gloria Tan, DIY sound device (swakriya perangkat suara) oleh WAFT-LAB dan sebuah diskusi terbuka mengenai pentingnya praktek interkultural pada penciptaan seni pertunjukan. Semua rangkaian acara ini akan dilangsungkan di hari Minggu, 25 Maret 2018, secara bergantian dari pukul 14.00-18.00 WITA di rumah seni Cata Odata, Ubud. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pementasan UCNO dan rangkaian acara lainnya, ikuti akun resmi Cata Odata di Instagram atau hubungi via e-mail ke wonder@cataodata.com. Jangan lewatkan kolaborasi unik ini bagi kamu yang ada di Bali!Untitled Cow Number One UCNO Bali Pertunjukan

Write A Comment